Ilmu Sosial Dasar
Pengantar
Jika
sekilas dilihat hubungan antara Ilmu Sosial Dasar (ISD) dengan jurusan yang
saya ambil yaitu Teknik Mesin saya merasa sedikit aneh, karena jelas kedua
bidang keilmuan tersebut membahas kajian yang berbeda, dimana Ilmu Sosial Dasar
merupakan bidang keilmuan yang objek kajiannya merupakan manusia sehingga
berhubungan dengan proses-proses yang terjadi di lingkungan sosial masyarakat
yang senantiasa berubah sehubungan dengan berubahnya juga orang-orang yang
berada didalamnya. Sedangkan Teknik Mesin merupakan bidang keilmuan yang masuk
kedalam ilmu pasti atau eksakta dan yang menjadi objek penelitian dalam bidang
keilmuan ini adalah benda mati yaitu mesin. Namun dengan diberikannya tugas
untuk mencari kaitan atau hubungan antara ilmu sosial dasar dengan teknik mesin
saya menjadi mendapatkan pemahaman dan pengetahuan yang lebih luas lagi terkait
dengan bidang keilmuan yang saya tekuni saat ini.
Tujuan
Penulisan
artikel ini mempunyai tujuan supaya saya semakin memahami kaitan antara dua
bidang keilmuan yang berbeda yaitu ilmu sosial dasar dengan teknik mesin.
Selain itu juga, artikel ini juga diharapkan akan bermanfaat bagi setiap ILMU SOSIAL DASAR
Ilmu
Sosial Dasar adalah ilmu pengetahuan yang mempelajari atau mengkaji
masalah-masalah sosial yang terdapat di dalam sebuah masyarakat dan diharapkan
dapat memberikan pengetahuan dasar dan pengertian umum tentang konsep-konsep
yang dikembangkan untuk mengkaji masalah manusia. Ilmu sosial dasar ini yang
berasal dari berbagai bidang pengetahuan keahlian dalam ilmu-ilmu sosial
seperti : sejarah, ekonomi, geografi, sosiologi, antropologi, psikologi sosial.
Cakupan
dari ilmu sosial dasar ini adalah masalah-masalah sosial yang timbul didalam
sebuah masyarakat. Ilmu sosial dasar terdiri dari 8 (delapan) pokok pembahasan
yaitu sebagai berikut:
1.
Berbagai masalah
kependudukan dalam hubunganya dengan pengembangan masyarakat dan kebudayaan.
2.
Masalah Individu,
keluarga dan masyarakat.
3.
Masalah pemuda
dan sosialisasi
4.
Masalah hubungan
antara Warga Negara dan Negara
5.
Masalah
pelapisan sosial dan kesamaan derajat.
6.
Masalah
masyarakat perkotaan dan masalah pedesaan.
7.
Masalah
pertentangan-pertentangan sosial dan integrasi.
8.
Pemanfaatan ilmu
pengetahuan dan teknologi bagi kemakmuran dan keserjahteraan masyarakat.
Program Studi Teknik Mesin
Program Studi Teknik Mesin Universitas Gunadarma
yang berdiri pada tahun 1996 memiliki peminatan Teknik Mesin Umum, yang memuat
seluruh peminatan yang biasa ada pada Jurusan Teknik Mesin, yaitu peminatan:
Material Teknik dan Manufaktur, konversi energi serta Mesin Konstruksi.
Secara umum Program Studi Teknik Mesin
ditujukan untuk mengembangkan sumber
daya manusia dan menghasilkan tenaga ahli
yang terampil dan profesional yang menguasai ilmu dan teknologi di
bidang Teknik Mesin. Juga memberikan motivasi untuk mengikuti perkembangan teknologi dan
ilmu pengetahuan secara intelektual agar memiliki kepercayaan diri dan
mandiri, serta memiliki motivasi untuk terus berkembang dan dapat beradaptasi
dan memecahkan masalah di lingkungan kerja dan masyarakat.
Kurikulum Program Studi Teknik Mesin dengan jenjang
strata satu (S-1) Fakultas Teknologi Industri, Universitas Gunadarma meliputi
mata kuliah umum, mata kuliah dasar keahlian dan mata kuliah keahlian. Seluruh
mata kuliah dalam kurikulum tersebut di atas didistribusikan menjadi 8
semester. Seorang lulusan sarjana Teknik Mesin dapat berkerja dalam bidang:
1.
Bidang Pengoperasian
dan Perawatan (Operation & Maintenance)
Semua
peralatan memerlukan perawatan untuk menekan biaya operasi, meminimalkan waktu
untuk memperbaiki kerusakan (down time), meningkatkan produktifitas, dan
memaksimalkan keuntungan.
2.
Bidang
Pembangkitan Energi
Pembangkitan
tenaga listrik pun memerlukan lulusan Teknik Mesin. Untuk membangkitkan
listrik, dibutuhkan mesin utama seperti turbin, pompa, kompresor, peralatan
hidraulik, boiler, fan/blower, di samping peralatan kendali dan jaringan
jala-jala listrik.
3.
Bidang
Manufaktur.
Bidang
ini erat kaitannya dengan bidang pengoperasian perawatan. Pabrik-pabrik
manufaktur terdiri atas pabrik peralatan sehari-hari (obat, sandang, pangan),
pabrik penghasil mesin, pabrik kendaraan baik roda dua (sepeda motor), roda
empat (mobil), sampai truk dan alat berat.
4.
Bidang Minyak
dan Gas
Peran
seorang sarjana Teknik Mesin dalam bidang ini mulai dari pengeboran (drilling)
sampai pengoperasian (operation & maintenance).
5.
Bidang Otomotif
Industri
otomotif Indonesia merupakan salah satu tempat bekerja yang populer untuk
lulusan Teknik Mesin
Hubungan Antara Ilmu Sosial Dasar
Dengan Teknik Mesin
Jika dilihat dari penjelasan diatas,
maka kita dapat menarik garis tengah antara ilmu sosial dasar dan bidang
keilmuan atau jurusan teknik mesin, meskipun kajian dari kedua bidang tersebut
berbeda dimana ilmu sosial dasar mengkaji proses-proses sosial manusia sedang
jurusan teknik mesin mengkaji mesin-mesin. Titik pertemuan kedua bidang
keilmuan tersebut adalah seorang lulusan teknik mesin bekerja untuk memenuhi
kebutuhan-kebutuhan manusia, dimana kita dapat mengetahui kebutuhan-kebutuan
tersebut berdasarkan penelaahan kita tentang masalah-masalah sosial yang kerap
kali terjadi di lingkungan masyarakat. Jika sudah mengetahui masalah-masalah
yang ada, kemudian seorang lulusan teknik mesin dapat berkontribusi dalam
penyelesaiannya dengan membuat ide atau gagasan yang sesuai dengan bidang
keilmuannya yaitu teknik mesin. Misalnya saja dalam bidang otomotif, seorang
lulusan teknik mesin harus dapat mengetahui permasalahan-permasalahan yang
terdapat di masyarakat terkait dengan otomotif, contohnya masalah yang
ditimbulkan dari hasil gas buangan mesin kendaraan bermotor yang akan mengancam
kesejahteraan (kesehatan) masyarakat karena akan menyebabkan polusi udara yang
semakin parah. Dengan begitu seorang lulusan teknik mesin dapat menggagas
sebuah ide dimana membuat kendaraan bermotor dengan mesin yang unggul sehingga
gas buangan yang dihasilkan lebih sedikit atau dengan kata lain membuat mesin
yang ramah lingkungan sehingga akan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Selain itu, pentingnya ilmu sosial dasar ini diberikan kepada mahasiswa teknik
mesin adalah supaya mahasiswa mengetahui proses-proses sosial yang ada. Jadi
meskipun mahasiswa teknik yang sangat erat dengan ilmu-ilmu eksakta (seperti
fisika, kimia, dan matematika) namun mereka juga dapat mengetahui ilmu sosial
khususnya terkait dengan permasalahan-permasalahan sosial yang ada di
masyarakat.
Sumber: