Selasa, 11 Oktober 2016

PERBANDINGAN CARA KERJA MOBIL MANUAL DAN MOBIL MATIC



BAB I

1.1  Latar Belakang

Sistem transmisi,dalam otomotif ,adalah sistem yang menjadi penghantar energi dari mesin ke diferential dan as.dengan memutar as,roda dapat berputar dan menggerakkan mobil.transmisi di perlukan karena mesin pembakaran yang umumnya di gunakan dalam mobil merupakan mesin pembakaran internal yang menghasilkan putaran (rotasi) antara 600 samapi 6000rpm.sedangkan,roda berputar pada kecepatan rotasi antara 0 sampai 2500rpm,sekarang ini terdapat dua sistem transmisi,yaitu transmisi manual dan otomatis. Terdapat juga sistem-sistem transmisi yang merupakan gabungan antar kedua sistem tersebut, namun ini perkembangan terakhir yang baru dapat di temukan pada mobil-mobil berteknologi tinggi dan ber merek saja.transmisi manual adalah transmisi yang paling banyak di gunakan kendaraan karena perawatannya lebih mudah, dan biasanya transmisi manual terdiri dari 3 sampai 7 kecepatan/speed. Sedangkan transmisi otomatis adalah transmisi yang perpindahan giginya secara otomatis berdasarkan beban mesin. dan kecepatan kendaraan transmisi otomatis dapat di bedakan menjadi 3 komponen utama yaitu: torque conventer, planetary gear unit,dan hydraulic control unit.torque conventer berfungsi sebagai kopling otomatis yang bisa merubah kecepatan mesin. planetary gear unit berfungsi merubah momen dan kecepatan,memungkinkan gerakan perlambatan,memungkinkan gigi mundur.



1.2 Tujuan Penulisan

1.Dapat mengetahui cara kerja mobil manual
2.Dapat mengetahui cara kerja mobil matic
3.Mengetahui kelebihan dan kekurangan mobil manual
4.Mengetahui kelebihan dan kekurangan mobil matic









BAB II
PEMBAHASAN

2.1 Perbandingan cara kerja dan fungsi  pada mobil manual  dan  mobil manual


2.2.1 Cara kerja mobil manual
Transimisi manual bekerja pada prinsip yang sederhana dengan menggunakan rasio roda gigi. Sebuah perbedaan output kecepatan dapat dilakukan dengan mengubah rasio roda gigi pada sistem transmisinya. Rasio kecepatan dapat di-representasikan pada persamaan berikut:

MACAM_MACAM TRANSMISI MANUAL
Berdasarkan cara pemindahan gigi maka transmisi manual dibedakan menjadi 3 yaitu :
1. Tipe Sliding mesh
2. Tipe Constant mesh
3. Tipe Sincromesh
TRANSMISI SLIDING MESH
Sliding mesh merupakan jenis awal transmisi manual dan paling mudah untuk dimengerti. Transmisi jenis ini, karena memang memiliki banyak kekurangan dalam cara kerjanya. Diantaranya adalah karena mengeluarkan suara yang kasar saat perpindahan gigi, perpindahan gigi membutuhkan waktu yang cukup lama, hanya dapat menggunakan salah satu dari roda gigi.
Mekanisme dasar pada transmisi sliding mesh ditunjukkan pada gambar-5. Dimana poros input (input shaft) dan poros output (output shaft) dihubungkan melalui sebuah counter shaft.  Hanya dengan menggeser (sliding) gear pada poros output , maka akan menghasilkan rasio gear yang berbeda . Arah dari alur daya direpresentasikan sebagai garis putus-putus merah pada gambar-5.
Tranmisi sliding mesh cocok untuk mengatur kecepatan putar, namun terdapat sebuah kelemahan pada sistem ini. Transmisi ini cukup rumit untuk menggeser dari satu gear dan mengubungkannya ke gear yang lain. Sebuah teknologi yang disebut double clutching digunakan untuk memperhalus perpindahan roda gigi, tetapi pengemudi butuh kemampuan yang baik untuk menggunakan double clutching secara efektif.
Transmisi  Constant Mesh
Transmisi tipe constant mesh adalah jenis transmisi manual yang cara kerja dalam pemindahan giginya memerlukan bantuan kopling geser agar terjadi perpindahan tenaga dari poros input ke poros out put. Transmisi jenis constant mesh antara roda gigi input dan out put nya selalu berkaitan, tetapi roda gigi output tidak satu poros dengan poros output transmisi. Tenaga akan diteruskan ke poros output melalui mekanisme kopling geser. Transmisi jenis ini memungkinkan untuk menggunakan roda gigi lebih dari satu jenis
TRANSMISI SYNCHROMESH  
Merupakan transmisi yang sering digunakan pada kendaraan. Sebuah transmisi synchromesh secara permanen dapat menyelesaikan masalah yang ada pada transmisi sliding mesh. Di sini roda gigi selalu dalam rangkaian, namun dengan sebuah perbedaan besar dimana gear output terhubung dengan poros secara longgar. Terdapat celah (clearance) kecil antara gear output dengan poros. Jika kita hanya menghubungkan satu roda gigi dengan poros pada suatu waktu, maka poros akan memiliki kecepatan putar yang terhubung dengan roda gigi.
Terdapat beberapa komponen penyusun transmisi syncromesh diantaranya adalah hypothetical connector , hub sleeve, synchronizer cone-teeth, dan synchronizer ring. Berikut ini penjelasan terkait fungsi dan cara kerja komponen transmisi syncromesh












2.2.2 Cara Kerja mobil matic

Tidak seperti sepeda motor,transmisi automatic pada mobil sedikit berbeda karena harus memerlukan bantuan tuas perpindahan gigi sama seperti mobil manual. Hanya saja dibuat lebih praktis dan lebih simpel. Berikut adalah istilah atau kode pada tuas transmisi mobil matic.



P (Park), adalah dimana transmisi berada pada posisi mengunci roda mobil,sehingga mobil tidak dapat bergerak maju atau mundur. Saat mobil berhenti atau parkir dalam waktu lama sebaiknya transmis berada pada posisi P. Ini untuk menjaga transmisi mobil matic lebih awet,karena dalam posisi terkunci.

R (Reverse), adalah untuk posisi mobil melaju mundur. Sebelum memindahkan tuas transmisi ke posisi R,sebaiknya injak pedal rem terlebih dahulu baru setelah tuas ada pada posisi R lepaskan pedal rem secara perlahan. Ini agar kita tidak kaget,karena mobil matic apabila tuas dipindahkan akan secara otomatis melaju.

N (Netral),kalau ini pasti sudah pada tahu kan. Ya,pada posisi N mobil dalam keadaan bebas artinya tidak terjadi aktifitas pada transmisi mobil matic,sama seperti mobil manual juga. Nah,pada posisi ini juga mobil matic baru bisa distarter agar mobil tidak langsung melaju.

D (Drive), tuas pada posisi D ini digunakan pada saat mobil melaju. Sama seperti sepeda motor percepatan pada posisi D sudah diatur secara otomatis menyesuaikan kecepatan putaran mesin. Pada tanda ini juga sebagai ciri kalau mobil matic yang kita gunakan hanya memiliki 4 percepatan saja.

Angka 2 (Gear 2), angka 2 yang terdapat pada tuas mobil matic memiliki arti kalau transmisi matic berada pada gigi 2. Biasanya digunakan saat mobil melaju pada tanjakan atau jalan yang menurun tapi masih dalam kategori sedang. Atau bisa juga disebut jalanan agak menanjak atau agak menurun.

L (Low), huruf L memiliki arti low,dimana posisi transmisi ini berada pada percepatan terendah yaitu gigi 1. Pada posisi ini biasanya digunakan saat mobil melaju pada medan atau jalanan yang sangat curam. Seperti tanjakan yang menanjak sangat tinggi dan jalan yang menurun sangat curam.


Kelebihan mobil manual

1.     Akselerasi Mobil lebih baik
Dengan menggunakan mobil yang berjenis transmisi manual kita bisa lebih leluasa dalam memainkan kopling dan juga menginjak pedal gas. Akselerasi manual lebih terasa responnya dibandingkan dengan menggunakan otomatis. tranmisi otomatis biasanya agak lemot pada tarikan pertama.
2.     Teknik Engine Brake Bisa dilakukan.
Dengan menggunakan mobil jenis transmisi manual tentunya anda dapat melakukan yang namanya teknik engine brake yaitu mengurangi kecepatan dengan mengurangi gigi transmisi pada mobil. Contoh pada saat jalanan yang curam ( menurun ) anda tidak harus terlalu sering menggunakan rem karena hal tersebut bisa ditahan dengan mesin sehingga mengurangi penggunaan rem nah hal tersebut dinamakan dengan engine brake
3.     Lebih Hemat penggunaan bahan bakar.
Untuk mobil jenis transmisi manual lebih mudah dalam mengatur putaran mesin saat berkendara jadi jika anda berkendara dengan benar maka penggunaan bahan bakar pada mobil yang anda kendarai lebih irit dibandingkan jika anda menggunakan mobil jenis otomotis (matic) mobil jenis ini biasanya bahan bakar lebih boros.
4.     Perawatan Mobil yang Mudah
Dari segi perawatan sendiri mobil yang berjenis transmisi manual biasanya lebih mudah dibandingkan dengan mobil yang berjenis transmisi otomatis (matic) , untuk biaya service juga bisa dikatakan lebih murah , daya tahan oli pada mobil lebih lama sehingga tidak perlu sering sering mengganti oli  ,tapi cukup secara berkala saja.
5.     Harga Mobil Transmisi Manual Bisa Bersaing.
Umumnya harga mobil jenis manual yang baru lebih murah di bandingkan dengan mobil yang berjenis matic, selain itu juga harga jual kembalinya lebih tinggi di bandingkan mobil jenis matic (otomatis)





Kekurangan mobil manual

1.     Membuat Kaki Menjadi Cepat Pegal
Mobil yang jenis manual umumnya masih menggunakan kopling dengan begitu mau tidak mau kaki kita harus menginjak pedal kopling untuk menjalankan mobil tersebut, pada saat perjalanan yang macet maka biasanya kaki sering menginjak kopling untuk mengganti transmisi nah hal ini yang biasanya menyebabkan kaki cepat pegal. Hal ini juga berlaku untuk perjalanan jarak jauh.
2.     Susah dikendarai Untuk Orang baru belajar mobil.
Umumnya saat mengendarai mobil kita harus memperhatikan banyak hal dari mulai setir, gigi , mengijak gas , mengijak pedal kopling nah ini membuat pemula bingung dan susah . Dalam banyak kasus memang seperti itu karena belum terbiasa. Jika anda sudah terbiasa dalam mengendalikan seperti kopling , gas , persneling ,rem dan juga menyetir tentunya bukan lagi menjadi beban saat mengendarai sebuah mobil

Kelebihan mobil matic


1.     Pengoperasian Mobil yang Mudah
Mobil jenis matic atau otomatis ini biasanya lebih mudah untuk digunakan atau dikendarai saat di jalan ,bahkan oleh orang awam sekalipun cukup latihan terus maka menyetir mobil matic lebih mudah dari pada manual
2.     Tidak Repot
Untuk mengendarai mobil berjenis matic atau otomatis ini umumnya tidak terlalu repot karena tinggal menginjak pedal gas mobil pun langsung bisa jalan ,enak bukan..? beda halnya kalau mobil manual ,harus menginjak kopling dulu, oper gigi persneling dan menginjak pedal gas baru bisa jalan.
3.     Tidak Capek alias cepet pegel
Jika anda menggunakan mobil jenis matic tentunya saat mengendarai tidak mudah capek dan pegel khususnnya pada kaki karena sudah tidak harus menginjak pedal kopling , cukup menginjak pedal gas dan juga pedal rem.
4.     Nyaman Untuk digunakan dijalan yang ramai dan juga macet
Jika anda tinggal di perkotaan atau di pedesaan mobil jenis matic ini nyaman untuk digunakan karena tinggal menginjak gas maka mobil bisa langsung
Kekurangan mobil matic

1.     Biaya Perawatan Mobil Matic Lebih mahal dari pada manual
Ya biasanya untuk melakukan service pada mobil jenis matic atau otomatis ini memang mahal karena bengkel atau mekanik masih sedikit yang bisa. Yang bisa anda lakukan tentunya yaitu rajin mengganti oli mobil karena putaran mesin mobil matic lebih sering dan tentu saja kita tidak bisa mengatur seperti halnya mobil jenis manual. Maka dari itu daya tahan oli mobil matic tidak akan bertahan lama. selain itu harga sparepart pada mobil jenis matic ini juga lebih mahal saat harus melakukan pergantian sparepart
2.     Boros Penggunaan Bahan bakar
Konsumsi penggunaan bahan bakar yang digunakan pada mobil matic biasanya lebih boros dibandingkan dengan mobil manual. Seperti yang dijelaskan diatas ,mobil matic boros karena putaran mesin tidak bisa diatur saat berkendara,dengan begitu konsumsi bahan bakar lebih banyak
3.     Harga Mobil Baru yang  mahal dan juga Harga Bekas yang rendah
Saat membeli mobil matic harga yang ditawarkan ke konsumen biasanya mahal ,ya hal tersebut wajar saja karena dengan mahal tersebut kenyamanan dan juga teknologi yang didapatkan setara dengan harga. Sedangkan untuk harga jualnya mobil matic sangat rendah.Mobil matic memiliki harga jual yang rendah mungkin bisa dikarenakan sudah mengalami beberapa masalah ,karena mobil matic lebih susah dan mahal untuk biaya service.
4.     Akselerasi Mobil kurang greget dan Tidak bisa Engine Brake
Perlu diketahui bahwa engine brake adalah salah satu teknik pengereman dengan menggunakan mesin pada mobil biasanya dengan mengurangi gigi persneling mobil sebagai bantuannya. Didalam mobil matic tentunya hal ini tidak bisa dilakukan karena tidak ada gigi persnelingnya. Jika ada turunan maka hal yang bisa dilakukan yaitu dengan menginjak pedal rem.  selain itu juga akselerasi pada mobil jenis matic ini biasanya agak lemot alias tidak seagresif yang jenis mobil manual, kenapa bisa lemot..? karena tidak bisa memainkan kopling untuk ber akselerasi.



Tidak ada komentar:

Posting Komentar