PERBANDINGAN CARA KERJA MOTOR LISTRIK DAN MOTOR BENSIN
BAB I
1.1 Latar
Belakang
Mesin pembangkit tenaga
merupakan sesuatu yang pasti ada dalam suatu industry. Mesin ini memungkinkan terubahnya enrgi, misalnya energy
listrik menjadi energy kinetic. Ada
berbagai jenis mesin pembangkit tenaga sesuai dengan sumber energi pembangkitnya, yaitu motor bakar dan motor listrik. Walaupun kegunaan dari masing-masing alat sebenarnya
adalah sama yaitu untuk menggerakan
sesuatu namun cara kerja dari masing-masing mesin tersebut tentunya berbeda. Kemudian komponen-komponen
yang terangkai di dalamnyapun
berbeda-beda mempunyai fungsinya masing-masing. Sumber energy pembangkit, prinsip kerja, komponen-komponen yang terangkai, serta penggunaan dari mesin-mesin
pembangkit tenaga yang telah diamati,
selanjutnya akan dikaji dan dibahas lebih luas pada bab pembahasan
1.2 Tujuan Penulisan
1.Dapat mengetahui cara kerja motor listrik
2.Dapat mengetahui cara kerja motor
bensin
3.Mengetahui kelebihan dan kekurangan
motor listrik
4.Mengetahui kelebihan dan kekurangan
motor bensin
BAB II
PEMBAHASAN
2.1
Perbandingan cara kerja dan fungsi pada motor
listrik dan motor bensin
2.2.1
Cara kerja motor listrik
Prinsip
kerja motor listrik
pada dasarnya sama untuk semua jenis motor secara umum :
- Arus listrik dalam medan magnet akan memberikan gaya
- ika kawat yang membawa arus dibengkokkan menjadi sebuah lingkaran/loop, maka kedua sisi loop, yaitu pada sudut kanan medan magnet, akan mendapatkan gaya pada arah yang berlawanan.
- Pasangan gaya menghasilkan tenaga putar/ torque untuk memutar kumparan.
- Motor-motor memiliki beberapa loop pada dinamonya untuk memberikan tenaga putaran yang lebih seragam dan medan magnetnya dihasilkan oleh susunan elektromagnetik yang disebut kumparan medan.
Dalam
memahami sebuah motor, penting untuk mengerti apa yang dimaksud dengan beban
motor listrik. Beban mengacu kepada keluaran tenaga putar/ torque
sesuai dengan kecepatan yang diperlukan. Beban umumnya dapat dikategorikan
kedalam tiga kelompok (BEE India, 2004) :
- Beban torque konstan adalah beban dimana permintaan keluaran energinya bervariasi dengan kecepatan operasinya namun torque nya tidak bervariasi. Contoh beban dengan torque konstan adalah conveyors, rotary kilns, dan pompa displacement konstan.
- Beban dengan variabel torque adalah beban dengan torque yang bervariasi dengan kecepatan operasi. Contoh beban dengan variabel torque adalah pompa sentrifugal dan fan (torque bervariasi sebagai kwadrat kecepatan).
- Beban dengan energi konstan adalah beban dengan permintaan torque yang berubah dan berbanding terbalik dengan kecepatan. Contoh untuk beban dengan daya konstan adalah peralatan-peralatan mesin.
Jenis Jenis Motor Listrik
Pada
dasarnya motor listrik terbagi menjadi 2 jenis yaitu motor listrik DC dan motor
listrik AC. Kemudian dari jenis tersebut digolongkan menjadi beberapa
klasifikasi lagi sesuai dengan karakteristiknya
2.2.2
Cara Kerja motor bensin
Pada motor bensin, bensin dibakar
untuk memperoleh energi termal. Energi ini selanjutnya digunakan untuk
melakukan gerakan mekanik. Prinsip kerja motor bensin, secara sederhana dapat
dijelaskan sebagai berikut: campuran udara dan bensin dari karburator diisap
masuk ke dalam silinder, dimampatkan oleh gerak naik torak, dibakar untuk
memperoleh tenaga panas, dan dengan terbakarnya gas-gas akan mempertinggi suhu
dan tekanan dalam silinder motor.
Apabila torak bergerak turun naik di
dalam silinder dan menerima tekanan tinggi akibat pembakaran, memungkinkan
torak terdorong ke bawah. Bila batang torak dan poros engkol dilengkapi untuk
merubah gerakan turun naik menjadi gerakan putar, torak akan menggerakkan
batang torak dan akan memutarkan poros engkol.
Torak juga diperlukan untuk membuang
gas-gas sisa pembakaran dan penyediaan campuran udara bensin pada saat-saat
yang tepat untuk menjaga agar torak dapat bergerak secara periodik dan
melakukan kerja tetap.
Kerja periodik di dalam silinder
dimulai dari pemasukan campuran udara dan bensin ke dalam silinder, kompresi,
pembakaran dan pengeluaran gas-gas sisa pembakaran dari dalam silinder inilah
yang disebut dengan “siklus motor”.
Kelebihan
motor listrik
- Suaranya yang kecil sangat cocok
ditempatkan di pemukiman padat penduduk
- Volume dan berat yang kecil
menguntungkan saat transportasi
- Nyaris tidak ada perawatan , hanya
perlu di grease sesekali saja
- Perawatannya relatif lebih kecil
dari pada diesel
- Pengoperasiannya saat start bisa
dilakukan oleh siapapun , hanya menekan tombol
sakelar.
Kekurangan motor listrik
- Membutuhkan pasokan listrik yang besar
- Ketergantungannya pada aliran
listrik, jika PLN putus maka berhentilah operasinya
Kelebihan motor bensin
- hasil
pembakaran atau kompresi sangat bersih
- hasil
kompresi tidak mengeluarkan asap
- bahan
bakar hemat
Kekurangan motor bensin
-karburator mudah banjir
-bahan bakar bensin lama lama bisa kotor di dalam tangki
-busi sering basah bila karburator banjir
Tidak ada komentar:
Posting Komentar