Selasa, 11 Oktober 2016


PERBANDINGAN CARA KERJA MOTOR LISTRIK DAN MOTOR BENSIN



BAB I

1.1  Latar Belakang
Mesin pembangkit tenaga merupakan sesuatu yang pasti ada dalam suatu industry. Mesin ini memungkinkan terubahnya enrgi, misalnya energy listrik menjadi energy kinetic. Ada berbagai jenis mesin pembangkit tenaga sesuai dengan sumber energi pembangkitnya, yaitu motor bakar dan motor listrik. Walaupun kegunaan dari masing-masing alat sebenarnya adalah sama yaitu untuk menggerakan sesuatu namun cara kerja dari masing-masing mesin tersebut tentunya berbeda. Kemudian komponen-komponen yang terangkai di dalamnyapun berbeda-beda mempunyai fungsinya masing-masing. Sumber energy pembangkit, prinsip kerja, komponen-komponen yang terangkai, serta penggunaan dari mesin-mesin pembangkit tenaga yang telah diamati, selanjutnya akan dikaji dan dibahas lebih luas pada bab pembahasan

1.2 Tujuan Penulisan

1.Dapat mengetahui cara kerja motor listrik
2.Dapat mengetahui cara kerja motor bensin
3.Mengetahui kelebihan dan kekurangan motor listrik
4.Mengetahui kelebihan dan kekurangan motor bensin


BAB II
PEMBAHASAN

2.1 Perbandingan cara kerja dan fungsi  pada motor listrik dan  motor bensin

2.2.1 Cara kerja motor listrik
Prinsip kerja motor listrik pada dasarnya sama untuk semua jenis motor secara umum :
  • Arus listrik dalam medan magnet akan memberikan gaya
  • ika kawat yang membawa arus dibengkokkan menjadi sebuah lingkaran/loop, maka kedua sisi loop, yaitu pada sudut kanan medan magnet, akan mendapatkan gaya pada arah yang berlawanan.
  • Pasangan gaya menghasilkan tenaga putar/ torque untuk memutar kumparan.
  • Motor-motor memiliki beberapa loop pada dinamonya untuk memberikan tenaga putaran yang lebih seragam dan medan magnetnya dihasilkan oleh susunan elektromagnetik yang disebut kumparan medan.
Dalam memahami sebuah motor, penting untuk mengerti apa yang dimaksud dengan beban motor listrik. Beban mengacu kepada keluaran tenaga putar/ torque sesuai dengan kecepatan yang diperlukan. Beban umumnya dapat dikategorikan kedalam tiga kelompok (BEE India, 2004) :
  • Beban torque konstan adalah beban dimana permintaan keluaran energinya bervariasi dengan kecepatan operasinya namun torque nya tidak bervariasi. Contoh beban dengan torque konstan adalah conveyors, rotary kilns, dan pompa displacement konstan.
  • Beban dengan variabel torque adalah beban dengan torque yang bervariasi dengan kecepatan operasi. Contoh beban dengan variabel torque adalah pompa sentrifugal dan fan (torque bervariasi sebagai kwadrat kecepatan).
  • Beban dengan energi konstan adalah beban dengan permintaan torque yang berubah dan berbanding terbalik dengan kecepatan. Contoh untuk beban dengan daya konstan adalah peralatan-peralatan mesin.


Jenis Jenis Motor Listrik
Pada dasarnya motor listrik terbagi menjadi 2 jenis yaitu motor listrik DC dan motor listrik AC. Kemudian dari jenis tersebut digolongkan menjadi beberapa klasifikasi lagi sesuai dengan karakteristiknya

2.2.2 Cara Kerja motor bensin

Pada motor bensin, bensin dibakar untuk memperoleh energi termal. Energi ini selanjutnya digunakan untuk melakukan gerakan mekanik. Prinsip kerja motor bensin, secara sederhana dapat dijelaskan sebagai berikut: campuran udara dan bensin dari karburator diisap masuk ke dalam silinder, dimampatkan oleh gerak naik torak, dibakar untuk memperoleh tenaga panas, dan dengan terbakarnya gas-gas akan mempertinggi suhu dan tekanan dalam silinder motor.

Apabila torak bergerak turun naik di dalam silinder dan menerima tekanan tinggi akibat pembakaran, memungkinkan torak terdorong ke bawah. Bila batang torak dan poros engkol dilengkapi untuk merubah gerakan turun naik menjadi gerakan putar, torak akan menggerakkan batang torak dan akan memutarkan poros engkol.

Torak juga diperlukan untuk membuang gas-gas sisa pembakaran dan penyediaan campuran udara bensin pada saat-saat yang tepat untuk menjaga agar torak dapat bergerak secara periodik dan melakukan kerja tetap.

Kerja periodik di dalam silinder dimulai dari pemasukan campuran udara dan bensin ke dalam silinder, kompresi, pembakaran dan pengeluaran gas-gas sisa pembakaran dari dalam silinder inilah yang disebut dengan “siklus motor”.


Kelebihan motor listrik

- Suaranya yang kecil sangat cocok ditempatkan di pemukiman padat penduduk

- Volume dan berat yang kecil menguntungkan saat transportasi

- Nyaris tidak ada perawatan , hanya perlu di grease sesekali saja

- Perawatannya relatif lebih kecil dari pada diesel

- Pengoperasiannya saat start bisa dilakukan oleh siapapun , hanya menekan tombol sakelar.



Kekurangan motor listrik
- Membutuhkan pasokan listrik yang besar 
- Ketergantungannya pada aliran listrik, jika PLN putus maka berhentilah operasinya



Kelebihan motor bensin

- hasil pembakaran atau kompresi sangat bersih

- hasil kompresi tidak mengeluarkan asap

- bahan bakar hemat





 Kekurangan motor bensin

-karburator mudah banjir
-bahan bakar bensin lama lama bisa kotor di dalam tangki
-busi sering basah bila karburator banjir

Tidak ada komentar:

Posting Komentar